Budaya

Seminar Nasional Pancasila

Pembudayaan Pancasila Pada Era Generasi Milenial

Team ICT | Senin, 23 April 2018 - 11:52:05 WIB | dibaca: 1 pembaca

Seminar Nasional Pancasila DPW LDII Provinsi Jawa Timur.  


DPW LDII Provinsi Jawa Timur menggelar Seminar Nasional Pancasila dengan tema " PembudayaanPancasila Pada Era Generasi Milenial " mengundang keynote speaker sekaligus pembuka acara Jenderal TNI (Purn). Dr. H. Moeldoko (Kepala Staff Kepresidenan) dan Narasumber :
1. Prof. Yudi Latif, Ph.D
(Kepala badan pembinaan ideology pancasila) 
2. Prof. Akhamd Muzakki, M. Ag, Grad. Dip. SEA, M. Phil. Ph. D (Dekan FISIP UINSA) 
3. Dr. Rahma Sugihartati, M. Si ( Staf Pengajar FISIP UNAIR) 
4. Prof. Dr. Singgih Tri Sulistyono, M. Si, M. Hum (Guru besar ilmu sejarah / Dewan pakar DPP LDII), Sabtu (21/4)

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri dalam negeri, BIN Jatim, Gubernur Jatim, Forkopimda, Bakesbang Jatim, Rektor dan Dekan FISIP, Ketua umum MUI Provinsi Jawa Timur, Ketua pusat study pancasila, koordinator pengajar pancasila, presiden BEM universitas se Surabaya, aktivis pergerakan mahasiswa, wali kota Surabaya, ketua DPP LDII Korwil Jatim, Ketua DPD LDII kab/Kota se Jawa Timur dan pemuda LDII utusan Kab/Kota se Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Ketua DPW LDII Jatim, Drs. Ec. H. Amien Adhy mengatakan kegiatan seminar nasional pancasila ini dilaksanakan untuk menyongsong era milenium yang telah melek internet, sehingga ideology pancasila ini harus benar2 ditancapkan dalam sanubari para pemuda yang akan meneruskan perjuangan bapak bangsa.

" Generasi milenial perlu diberi wawasan kebangsaan, DPW LDII Jatim merasa perlu pendalaman pancasila pada generasi muda. Oleh karena itu seminar ini diadakan ", tambahnya. LDII berkomitmen untuk menjadikan generasi penerus bangsa yang profesional religius. 

Moeldoko menegaskan Pancasila memiliki nilai filosofis luhur yang mengandung nilai kultural, religius, dan nilai-nilai positif lainnya. Untuk itu kelima sila tidak ada yang cacat. Selain itu pancasila dan UUD 1945 menjadi sumber dari segala sumber hukum sekaligus menjadi rujukan bagi bangsa Indonesia. "Oleh karena itu pembudayaan pancasila pada era generasi milenial sangat penting untuk membentengi ideologi-idelogi yang lain yang saat ini menjadi tantangan bangsa Indonesia semua " imbuhnya.

Moeldoko yang berasal dari keluarga petani, semasa kecilnya tinggal di lingkungan pesantren merasakan dan meyakini bahwa mushola, masjid, maupun pesantren memiliki kontribusi yang sangat kuat dalam membangun karakter anak-anak bangsa Indonesia. " Ini penting, untuk itulah saya selalu berteriak kencang, jangan gunakan masjid untuk kepentingan lain terkecuali untuk kepentingan yang berbau islam bukan untuk politik", tegas Moeldoko.

Penulis : Heryawan
Kameramen : Heryawan


Video Terkait:










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)