DPD LDII Gresik Kirimkan 3 Jurnalis untuk Ikuti Pelatihan Jurnalistik Mahir
Departemen Komunikasi Informasi dan Media (KIM) DPP LDII mengadakan pelatihan jurnalistik tingkat mahir dasar dengan tema "Membangun Jejaring Komunikasi dan Informasi untuk Memberitakan Kontribusi LDII dalam Gerakan Masyarakat Madani".
Kegiatan ini diikuti oleh peserta perwakilan dari DPW, DPD LDII se Jawa dan Bali, serta Pondok Pesantren utama LDII. Peserta dilatih secara khusus yang terbagi menjadi 3 kelas, yakni Kelas Jurnalistik Tulis (menulis berita tulis dan foto jurnalistik), Kelas Jurnalistik Televisi (foto, video, dubbing, dan menulis skrip TV), serta Kelas Media Sosial.
Tidak ketinggalan DPD LDII Gresik mengirimkan 4 peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan mulai hari Sabtu hingga Minggu. (27-28/08).
Pelatihan ini sebagai lanjutan dari pelatihan jurnalistik dasar yang sudah terlaksana di bulan lalu secara daring. Kali ini kegiatan pelatihan dilaksanakan secara offline di gedung Pondok Pesantren Wali barokah Kediri.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua ponpes Wali barokah KH. Sunarto dengan mengatakan Jurnalistik LDII supaya bisa mengedepankan santun meskipun biasanya berita yang santun itu kurang diminati daripada berita yg sensitif, Karena berita sensitif selalu menumbuhkan rasa penasaran.
"Isu negatif tentang LDII dulu ya PKI putih padahal isu itu bertolak belakang dengan kegiatan kita yg nasionalis. Sekarang dengan adanya jurnalisis LDII ini diharapkan bisa menutup semua isu negatif dengan isu positif". Ujarnya.
KH. Criswanto Santoso selalu ketua DPP LDII juga menambahkan bahwa perkembangan jurnalistik mengalami perkembangan yang luar biasa, bahkan media cetak sekarang cenderung mengalami penurunan minatnya, sekarang lebih beralih di media elektronik.
"Maka penggelolahan jurnalistik yang positif sangat diperlukan dan harus semakin masif, bisa mengajarkan kebaikan, maka DPP LDII maupun di DPW dan DPD supaya juga bisa bergerak aktif untuk mensiarkan kegiatan positif dari Organisasi LDII yang ada di daerah-daerah". Imbuhnya.
Criswanto juga berpesan perkembangan jurnalistik LDII juga supaya bisa mengikuti perkembangan teknologi dan bahasa, kedepan diisahakan untuk bisa membuat berita dengan bahasa asing untuk memperkenalkan LDII di internasional.
Penulis : KIM DPD LDII Gresik
Berita Terkait
