DPW LDII Jawa Timur Siap Berkolaborasi dengan Pemrov Jatim mewujudkan One Pesantren One Product
Dewan Pimpinan Wilayah LDII Jawa Timur bekerjasama dengan Pemprov Jatim berkomitmen memajukan ekonomi masyarakat berbasis pesantren.
Dalam hal ini, pesantren yang sebagai pusat pendidikan, dakwah, pembentukan karakter dan moral masyarakat dapat semakin berkembang, menjadi penggerak ekonomi komunitas yang memiliki daya saing. Oleh karena itu, Pemprov Jatim membuat program 'One Pesantren One Product' (OPOP) dengan tagline 'Pesantren Berdaya Masyarakat Sejahtera'.
Sosialisasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pesantren yang diselenggarakan Biro Ekonomi Pemberdayaan Masyarakat (EPM) DPW LDII Jatim, diikuti perwakilan dari 63 pesantren binaan LDII se-Jatim. Pada, Minggu (23/2) di Gedung DPD LDII Kabupaten Gresik.
Menurut Sekretaris Jenderal OPOP, H. M. Ghofirin, S. Pd,. M. Pd,. Pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua yang sangat melekat kuat dalam perjalanan kehidupan bangsa Indonesia. "Secara konseptual, pesantren memiliki fungsi melaksanakan tiga tujuan utama pendidikan. Yakni; lembaga pendidikan yang melakukan fungsi transfer of knowledge, lembaga keagamaan yang meletakkan dasar pembentukan karakter, serta lembaga sosial yang memiliki keunggulan dan kemandirian dalam bidang ekonomi kewirausahaan,"ujarnya.
Menurutnya, optimasi dari ketiga fungsi tersebut akan memposisikan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional.
"Hal pertama yang kami lakukan adalah menyeleksi pesantren-pesanten yang memiliki kapabilitas dan dinilai berpotensi untuk dilibatkan dalam proses pemberdayaan ekonomi. Harapannya pesantren-pesanten dari setiap Kabupaten/Kota mampu menciptakan produk untuk menopang perekonomian pesantren dan masyarakat sekitar,"pungkasnya.
Berita Terkait
