Wanita LDII Gresik Gelar Pengajian Untuk Implementasikan Karakter Luhur
Usung tema “ meningkatkan ketahanan keluarga dalam implementasi karakter luhur “,
Wanita LDII Kabupaten Gresik menggelar kegiatan pengajian Wanita LDII yang dihadiri
400 peserta wanita LDII se Kabupaten Gresik di Aula Kantor DPD LDII Gresik (30/6/2024).
Ketua panitia pengajian, Hj. Lilik Masruroh menyampaikan “ kegiatan semacam ini rutin
kami laksanakan, untuk mengundang seluruh wanita LDII Gresik kami laksanakan tiap 6 bulan
sekali “ tuturnya. Ketua panitia yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Wanita LDII Gresik
itu juga menyampaikan selain pengajian juga menyediakan bazar UMKM binaan LDII yang kali ini
menyiapkan 15 stand bazar mulai dari kuliner, fashion, dan juga kesehatan.
Dra. Erma Suryani selaku Ketua Wanita LDII kab. Gresik dalam sambutannya menyampaikan
“ karakter luhur yang kita ketahui bersama, nomor satu adalah akhlakul karimah, sebagai
seorang wanita atau seorang istri atau sebagai seorang ibu dalam berkehidupan sehari-hari
harus benar-benar bisa kita terapkan “. Dia juga menjelaskan “ sebagaimana dijelaskan dalam
HR. Thirmidzi tidak ada sesuatu amalan yang jika diletakkan dalam timbangan lebih berat dari
akhlak yang mulia. sesungguhnya orang yang berakhlaq mulia bisa menggapai derajat orang yang
rajin puasa dan rajin shalat ” imbuhnya.
Kegiatan pengajian wanita LDII Gresik kali ini menghadirkan narasumber Ketua Wanita LDII
Jawa Timur Ir. Hj. Emie Santoso yang juga menjelaskan tentang peranan Wanita LDII dalam
kelembagaan organisasi. “ sebagai pengurus Wanita LDII kita juga mempunyai perananan untuk
menyukseskan program-program yang ada di organisasi LDII “ tuturnya.
Pengisi Pengajian, Ust. Farid Kurnia Putra, S. Pd.I menerangkan banyaknya penghuni neraka itu
adalah kaum wanita karena kebanyakan kufur pada suami. Oleh karena itu Beliau mengajak agar
seluruh wanita mengetahui kriteria atau syarat menjadi wanita sholihah, seperti ta’at pada suami,
“karna suami adalah jembatan kita menuju surga”, tutur beliau. “Sebaik-baiknya wanita adalah
wanita sholihat yang ketika dipandang suaminya menyenangkan, taat pada suami dan tidak menyelisihi
hal-hal yang dibenci oleh suaminya “ imbuhnya.
Ketua DPD LDII Gresik KH. Abdul Muis Zuhry, S.E., S.H., M.M dalam sambutannya juga menyampaikan
“DPD LDII menyadari akan pentingnya ibu-ibu dalam sebuah organisasi. Karena banyak kegiatan
yang justru bisa menyentuh dan melahirkan hasil yang optimal ketika dikerjakan oleh ibu-ibu,
misalnya tentang bagaimana membina keluarga yang baik, mendidik anak yang baik, usaha keluarga
mandiri,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Dewan Penasihat KH. Abu Said, S.T dan ibu-ibu
melanjutkan dengan belanja di Bazar UMKM binaan LDII Gresik.
Berita Terkait
