Asah Kemampuan Jurnalistik Pemuda LDII Gresik, DPD LDII Gresik Gelar Diklat Jurnalistik
DPD LDII Kabupaten Gresik terus berupaya untuk menghasilkan jurnalis-jurnalis yang dapat meliput dan mempublikasikan berbagai berita kegiatan maupun peristiwa dalam organisasi LDII secara professional, salah satunya dengan menggelar kegiatan Diklat Jurnalistik yang diikuti oleh 25 peserta di Pacet Mojokerto selama 2 (dua) hari (18-19/6/22).
Kegiatan diklat jurnalistik ini digagas oleh Ketua KIM (Komunuikasi, Informasi dan Media) DPD LDII Kabupaten Gresik Dr. H. Sarpan, M. Si dengan tujuan sebagai tindak lanjut serta monitoring dan evaluasi kepada para peserta dari kegiatan diklat jurnalistik yang telah diselenggarakan oleh DPP LDII bebera bulan lalu.
Hadir dalam kegiatan Dewan Penasihat DPD LDII Gresik KH. Musyafak Khoiri, S.T., Ketua DPD LDII Gresik KH. Abdul Muis Zuhry, S.E., S.H., M.M., Ketua KIM Dr. H. Sarpan, M. Si serta mentor-mentor KIM DPD LDII Gresik yang berjumlah 4 orang. Adapun peserta kegiatan ini adalah peserta utusan PC (Pimpinan Cabang) LDII yang telah mengikuti Diklat Jurnalistik batch 5 yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII beberapa bulan lalu.
Dalam kesempatan tersebut KH. Abdul Muiz memberikan wejangan mengenai peran media sosial sebagai media amar makruf dan juga membentengi LDII dari berita negatif. “ Setiap organisasi itu punya kewajiban melaksanakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang diterjemahkan dengan program kerja. Peran jurnalistik sangat penting karena jurnalistik mampu memberikan berita yang positif kepada masyarakat sehingga masyarakat tidak salah memberikan penafsiran terhadap kegiatan-kegiatan apa saja yang dilakukan organisasi, sehingga masyarakat juga merasa nyaman dan informasi yang diberikan jurnalis bisa memberikan manfaat kepada orang banyak †. ujar Ketua DPD LDII Gresik yang telah menjabat selama 3 periode itu.
Selain itu, salah satu mentor KIM juga memberikan motivasinya, "Ketika banyak jurnalis tersebar di berbagai PC dan PAC, maka kegiatan-kegiatan kita dapat diketahui oleh banyak orang sehingga dapat menunjukkan eksistensi LDII serta menyebarkan energi positif baik bagi warga LDII sendiri maupun masyarakat pada umumnya." ujar Heryawan.
Para peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias, meskipun pemaparan materi dilakukan hingga larut malam. Hal ini dapat terlihat dari kesemangatan peserta dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh mentor.
