Sabtu, 17 Oct 2026
Terbaru
Perkuat Pemahaman Organisasi, Ketua LDII Gresik Sampaikan Materi dalam Pengajian Umum di Menganti  •  Bagian Hukum dan HAM LDII Gresik Berikan Sosialisasi Hukum PPA dan Bahaya Judol  •  LDII Gresik Jadi Tuan Rumah Pelatihan Rukyatul Hilal DPW LDII Jatim Utusan Se Jatim  •  Ketua DPD LDII Gresik Hadiri Gresik Bersholawat Bersama Habib Ali dan KH Anwar Zahid  •  KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Gandeng Kemenhaj, Sosialisasikan Informasi Haji Terbaru  •  DPD LDII Gresik Perkuat Soliditas PC dan PAC Balong Panggang-Benjeng melalui Konsolidasi Organisasi  •  LDII Gresik Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital  •  LDII Jatim dan Dinkes Jatim Launching Cek Kesehatan Gratis Serentak, Gresik Jadi Studio Utama  •  LDII Gresik Terima Kunjungan DPD Partai Golkar, Perkuat Silaturahim dan Komunikasi  •  Wakil Sekretaris DPD LDII Gresik Hadiri Pembinaan Tata Kelola Arsip Ormas  •  Perkuat Pemahaman Organisasi, Ketua LDII Gresik Sampaikan Materi dalam Pengajian Umum di Menganti  •  Bagian Hukum dan HAM LDII Gresik Berikan Sosialisasi Hukum PPA dan Bahaya Judol  •  LDII Gresik Jadi Tuan Rumah Pelatihan Rukyatul Hilal DPW LDII Jatim Utusan Se Jatim  •  Ketua DPD LDII Gresik Hadiri Gresik Bersholawat Bersama Habib Ali dan KH Anwar Zahid  •  KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Gandeng Kemenhaj, Sosialisasikan Informasi Haji Terbaru  •  DPD LDII Gresik Perkuat Soliditas PC dan PAC Balong Panggang-Benjeng melalui Konsolidasi Organisasi  •  LDII Gresik Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital  •  LDII Jatim dan Dinkes Jatim Launching Cek Kesehatan Gratis Serentak, Gresik Jadi Studio Utama  •  LDII Gresik Terima Kunjungan DPD Partai Golkar, Perkuat Silaturahim dan Komunikasi  •  Wakil Sekretaris DPD LDII Gresik Hadiri Pembinaan Tata Kelola Arsip Ormas  • 

Dokter Temukan Luka di Kepala Penyebab Fatal Kematian Angeline

Oleh: KIM DPD Kamis, 11 Juni 2015 - 10:02:30 WIB Dibaca: 48 kali 1 menit baca
Dokter Temukan Luka di Kepala Penyebab Fatal Kematian Angeline
Liputan6.com, Jakarta Tim Kedokteran Forensik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, menemukan adanya luka akibat kekerasan benda tumpul di bagian kepala jenazah Angeline (8). "Dari hasil autopsi, kami menemukan luka benturan pada kepala kanan yang menyebabkan korban meninggal," kata Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Dudut Rustyadi, di Denpasar, seperti dikutip Antara Rabu (10/6/2015). Selain itu, pihaknya menemukan luka memar pada wajah, leher, tangan, lengan, paha, pantat, dan punggung kaki akibat kekerasan benda tumpul. Dudut menegaskan luka pada bagian kepala kanan jenazah akibat benda tumpul tersebut menjadi penyebab fatal kematian korban. "Saat kami melakukan autopsi, kondisi jenazah saat kami terima sudah dalam keadaan membusuk," ujarnya. Pihaknya memperkirakan kematian bocah dikabarkan hilang sejak 16 Mei 2015 itu sudah sejak tiga minggu sebelum dilakukan pemeriksaan. "Posisi jenazah saat dikubur terlihat telungkup ke kiri dan kaki menekuk," kata Dudut. Kepala Bagian SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit, menambahkan, pada punggung bagian kanan terdapat luka bekas sulutan api rokok. "Leher jenazah terdapat bekas jeratan tali plastik sebanyak empat lilitan," ujar Alit. Dari bentuk simpul lilitan, jelas dia, korban diduga dibunuh oleh pelaku berusia dewasa. Terkait adanya dugaan pemerkosaan terhadap korban, pihaknya tidak dapat memastikan hal tersebut karena jenazah sudah dalam kondisi membusuk. Sampai saat ini jenazah masih dititipkan di Kamar Jenazah RSUP Sanglah. Jenazah bocah nahas itu ditemukan polisi di halaman rumah ibu angkatnya di kawasan Sanur, Kota Denpasar, Rabu siang, setelah berhari-hari dalam pencarian. Hilangnya Angeline tidak hanya menyita perhatian publik, melainkan juga jajaran menteri dan Komnas Perlindungan Anak.
Berita Terkait