Sabtu, 17 Oct 2026
Terbaru
Perkuat Pemahaman Organisasi, Ketua LDII Gresik Sampaikan Materi dalam Pengajian Umum di Menganti  •  Bagian Hukum dan HAM LDII Gresik Berikan Sosialisasi Hukum PPA dan Bahaya Judol  •  LDII Gresik Jadi Tuan Rumah Pelatihan Rukyatul Hilal DPW LDII Jatim Utusan Se Jatim  •  Ketua DPD LDII Gresik Hadiri Gresik Bersholawat Bersama Habib Ali dan KH Anwar Zahid  •  KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Gandeng Kemenhaj, Sosialisasikan Informasi Haji Terbaru  •  DPD LDII Gresik Perkuat Soliditas PC dan PAC Balong Panggang-Benjeng melalui Konsolidasi Organisasi  •  LDII Gresik Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital  •  LDII Jatim dan Dinkes Jatim Launching Cek Kesehatan Gratis Serentak, Gresik Jadi Studio Utama  •  LDII Gresik Terima Kunjungan DPD Partai Golkar, Perkuat Silaturahim dan Komunikasi  •  Wakil Sekretaris DPD LDII Gresik Hadiri Pembinaan Tata Kelola Arsip Ormas  •  Perkuat Pemahaman Organisasi, Ketua LDII Gresik Sampaikan Materi dalam Pengajian Umum di Menganti  •  Bagian Hukum dan HAM LDII Gresik Berikan Sosialisasi Hukum PPA dan Bahaya Judol  •  LDII Gresik Jadi Tuan Rumah Pelatihan Rukyatul Hilal DPW LDII Jatim Utusan Se Jatim  •  Ketua DPD LDII Gresik Hadiri Gresik Bersholawat Bersama Habib Ali dan KH Anwar Zahid  •  KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Gandeng Kemenhaj, Sosialisasikan Informasi Haji Terbaru  •  DPD LDII Gresik Perkuat Soliditas PC dan PAC Balong Panggang-Benjeng melalui Konsolidasi Organisasi  •  LDII Gresik Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital  •  LDII Jatim dan Dinkes Jatim Launching Cek Kesehatan Gratis Serentak, Gresik Jadi Studio Utama  •  LDII Gresik Terima Kunjungan DPD Partai Golkar, Perkuat Silaturahim dan Komunikasi  •  Wakil Sekretaris DPD LDII Gresik Hadiri Pembinaan Tata Kelola Arsip Ormas  • 

DPD LDII Gresik: Hari Pahlawan Momentum Melawan Kemiskinan dan Dekadensi Moral

Oleh: KIM DPD Rabu, 12 November 2025 - 20:06:28 WIB Dibaca: 57 kali 2 menit baca
DPD LDII Gresik: Hari Pahlawan Momentum Melawan Kemiskinan dan Dekadensi Moral
Gresik – DPD LDII Kabupaten Gresik mengajak seluruh warga LDII, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Hari Pahlawan 10 November sebagai momen memperkuat komitmen perjuangan masa kini. Hal ini sejalan dengan pesan Ketua Umum DPP LDII, KH. Chriswanto Santoso, yang menegaskan bahwa heroisme arek-arek Surabaya pada 1945 bukan hanya sejarah, namun energi yang harus diwujudkan dalam kerja nyata untuk membangun bangsa.

KH. Chriswanto menekankan bahwa perjuangan era sekarang tidak lagi di medan tempur, melainkan pada ranah sosial kemasyarakatan, ilmu pengetahuan, ekonomi, akhlak, dan moral publik. “Sekarang kita berjuang melawan kemiskinan, kebodohan, dan disintegrasi. Bentuk kepahlawanan hari ini adalah kontribusi nyata, menjaga persatuan, dan menguatkan nilai moral,” ujarnya.

Sejarawan LDII sekaligus Guru Besar UNDIP, Prof. Singgih Tri Sulistiyono, menambahkan bahwa Hari Pahlawan adalah simbol kesadaran kolektif bahwa kemerdekaan diperoleh melalui pengorbanan dan solidaritas. Menurutnya, generasi muda harus memahami bahwa tantangan masa kini adalah penjajahan nilai individualisme, korupsi moral, pragmatisme, dan hilangnya idealisme. “Pahlawan masa kini adalah mereka yang memiliki keberanian moral, kejujuran, dan integritas dalam bekerja untuk bangsa,” tegas Singgih.

Ketua DPW LDII Jawa Timur, dalam pernyataannya, menegaskan bahwa meneladani pahlawan hari ini berarti mengisi kemerdekaan dengan membentuk generasi penerus yang unggul dalam pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Ia juga menyebut Jawa Timur sebagai provinsi penyumbang PDB nasional terbesar kedua setelah DKI Jakarta, sehingga LDII Jatim harus turut memperkuat kontribusi pembangunan ekonomi, sosial, dan kemaslahatan masyarakat.

Sementara itu, DPD LDII Kabupaten Gresik menegaskan bahwa jiwa kepahlawanan harus hidup di tengah generasi muda LDII Gresik. “Semangat berkorban tanpa pamrih, semangat berjuang demi kemaslahatan umat, itulah nilai yang harus terus dikobarkan,” tegas pernyataan resmi DPD LDII Gresik.

Hari Pahlawan, menurut LDII, bukan hanya untuk dikenang. Tetapi menjadi pijakan memperkuat silaturahim, toleransi, dan harmoni antar komponen bangsa, serta melawan kemiskinan, kebodohan, disintegrasi, dan hoaks yang mengancam persatuan nasional. Semangat 10 November adalah semangat kerja nyata untuk Indonesia yang lebih beradab dan berintegritas.
Berita Terkait