Sabtu, 17 Oct 2026
Terbaru
Perkuat Pemahaman Organisasi, Ketua LDII Gresik Sampaikan Materi dalam Pengajian Umum di Menganti  •  Bagian Hukum dan HAM LDII Gresik Berikan Sosialisasi Hukum PPA dan Bahaya Judol  •  LDII Gresik Jadi Tuan Rumah Pelatihan Rukyatul Hilal DPW LDII Jatim Utusan Se Jatim  •  Ketua DPD LDII Gresik Hadiri Gresik Bersholawat Bersama Habib Ali dan KH Anwar Zahid  •  KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Gandeng Kemenhaj, Sosialisasikan Informasi Haji Terbaru  •  DPD LDII Gresik Perkuat Soliditas PC dan PAC Balong Panggang-Benjeng melalui Konsolidasi Organisasi  •  LDII Gresik Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital  •  LDII Jatim dan Dinkes Jatim Launching Cek Kesehatan Gratis Serentak, Gresik Jadi Studio Utama  •  LDII Gresik Terima Kunjungan DPD Partai Golkar, Perkuat Silaturahim dan Komunikasi  •  Wakil Sekretaris DPD LDII Gresik Hadiri Pembinaan Tata Kelola Arsip Ormas  •  Perkuat Pemahaman Organisasi, Ketua LDII Gresik Sampaikan Materi dalam Pengajian Umum di Menganti  •  Bagian Hukum dan HAM LDII Gresik Berikan Sosialisasi Hukum PPA dan Bahaya Judol  •  LDII Gresik Jadi Tuan Rumah Pelatihan Rukyatul Hilal DPW LDII Jatim Utusan Se Jatim  •  Ketua DPD LDII Gresik Hadiri Gresik Bersholawat Bersama Habib Ali dan KH Anwar Zahid  •  KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Gandeng Kemenhaj, Sosialisasikan Informasi Haji Terbaru  •  DPD LDII Gresik Perkuat Soliditas PC dan PAC Balong Panggang-Benjeng melalui Konsolidasi Organisasi  •  LDII Gresik Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital  •  LDII Jatim dan Dinkes Jatim Launching Cek Kesehatan Gratis Serentak, Gresik Jadi Studio Utama  •  LDII Gresik Terima Kunjungan DPD Partai Golkar, Perkuat Silaturahim dan Komunikasi  •  Wakil Sekretaris DPD LDII Gresik Hadiri Pembinaan Tata Kelola Arsip Ormas  • 

Jelang Rakernas, LDII Siapkan Program Untuk Capres dan Cawapres

Oleh: KIM DPD Rabu, 12 September 2018 - 14:48:40 WIB Dibaca: 190 kali 2 menit baca
Jelang Rakernas, LDII Siapkan Program Untuk Capres dan Cawapres

LDII akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 10-11 Oktober 2018. Perhelatan ini menjadi strategis, karena digelar pada tahun, yang dalam agenda bangsa adalah jelang pileg/Pilpres 2019. Rakernas ini dipersiapkan sedemikian rupa untuk menyongsong era 4.0.. Peserta Rakernas diperkirakan akan berjumlah sekitar 1300 peserta.

“Dalam Rakernas tersebut, LDII mengharapkan kehadiran para capres-cawapres untuk menerima program kerja LDII sebagai bentuk penyampaian aspirasi.  .Kami akan mempresentasikan sumbangan LDII untuk bangsa sekaligus memberi masukan tentang apa saja yang dibutuhkan rakyat Indonesia kini dan esok

Rakernas ini penting bagi LDII., karena selama ini LDII bergulat dengan dinamika dan menghadapi langsung problematika di masyarakat, dan berusaha meringankan beban pemerintah. Sementara para elit parpol yang memiliki otoritas dapat berkomunikasi dengan rakyat melalui Ormas, sehingga “Rakernas ini dapat menjadi jembatan antara ormas kepada parpol untuk menyelesaikan masalah bangsa melalui berbagai kewenangan yang dimiliki parpol.

Ketua DPP LDII sekaligus Ketua Panitia Pengarah Prasetyo Sunaryo mengatakan, Rakernas ini akan menjadi etalase kegiatan LDII yang diperuntukkan bagi pembangunan bangsa. Adapun kegiatan yang di prioritaskan terdiri dari delapan bidang yaitu :, wawasan kebangsaan, dakwah, pendidikan dan kecendekiawanan, kesehatan berbasis pengobatan herbal,  pangan  dan lingkungan hidup, ekonomi syariah, dan teknologi. energi terbarukan dan konservasi energi serta Teknologi Informasi dan Teknologi Robotik.

Delapan  bidang  itu bakal menjadi masukan bagi capres-cawapres. LDII tak hanya berwacana, namun telah melaksanakan delapan bidang tersebut, dan meminta pemerintah untuk menjadikannya sebagai program nasional. Dengan demikian, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju berbasis pada pemenuhan kebutuhan warganya.  Sebagai contoh, di bidang dakwah (bidang 2) LDII mampu melahirkan juru dakwah di Lapas, daerah terpencil dan anak2 berkebutuhan khusus.. Sedangkan di bidang 3 yang meliputi pendidikan dan pelatihan diharapkan terbentuk generus yang faqih dalam agama, berakhlaq baik dan mandiri (profesional), yang disebut sebagai tri sukses generus.

Untuk mewujudkan Tri Sukses itu, LDII menggunakan tools Penggerak Pembina Generus (PPG). PPG ini membuat kurikulum dan berbagai inovasi untuk mendorong terciptanya generasi Tri Sukses. Selain PPG, LDII membuat program tahfidzul quran, untuk menghasilkan generasi penerus penghafal Alquran sekaligus berprilaku qurani. 

Sementara di bidang energi terbarukan (bidang 8) LDII telah menyiapkan energi matahari di Ponpes Wali Barokah, Kediri, Jawa Timur dengan kapasitas 1 MW peak.. Selain itu, warga LDII juga mengembangkan tenaga listrik mikrohidro 250 kilowatt di perkebunan teh Jamus. Selain untuk mengolah teh, listrik itu digunakan untuk penerangan jalan di perkampungan yang ada di sekitar kebun teh. Yang ini merupakan kontribusi DPW LDII Jatim.

Di bidang ketahanan pangan, LDII melakukan inovasi di bidang pertanian melalui padi jenis unggul, penggunaan teknologi pertanian, pembuatan pupuk, hingga manajemen pertanian di Sumenep, Garut, Karawang, Nganjuk, Jombang, pertanian tanah gambut di Kalbar, dan pengembangan Eko Agro wisata di Pekanbaru dan lain-lain. Segala hal yang telah dilakukan LDII merupakan dakwah bil haal, dakwah dengan perbuatan dalam bentuk memberi teladan dan mengajak warga sekitar, sehingga LDII hadir untuk bangsa.

 

Besar harapan warga LDII, agar masukan-masukan LDII nantinya, menjadi program kerja capres-cawapres – siapapun pemegang amanahnya nanti
Berita Terkait