LDII Gresik Apresiasi Halalbihalal MUI: Wujud Sinergi Ulama dan Polres Demi Gresik Berakhlak
Gresik – Semangat kebersamaan dan ukhuwah islamiyah mewarnai acara Halal bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik bersama Polres Gresik, Selasa (29/4/2025). Bertempat di Rupatama SAR Polres Gresik, kegiatan ini mengangkat tema: “Sinergi Ulama dan Polri Menuju Gresik Aman, Cerdas, dan Berakhlak.”
Acara yang penuh kehangatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari organisasi masyarakat Islam, di antaranya NU, Muhammadiyah, LDII, serta para ulama dan pengurus MUI dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Kehadiran unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah turut memperkuat semangat kolaborasi lintas elemen demi kemajuan Kabupaten Gresik.
Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang mempererat tali silaturahmi dan merajut kembali persaudaraan demi terciptanya suasana yang aman dan damai di masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh agama yang senantiasa bersinergi dengan aparat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik, KH. Abdul Muiz Zuhri, memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif MUI Gresik dalam menyelenggarakan acara tersebut.
“Kegiatan Halal bihalal yang digelar oleh MUI Kabupaten Gresik dengan mengundang seluruh ormas Islam dan tokoh masyarakat, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa MUI benar-benar menjalankan perannya sebagai payung besar umat Islam di Gresik. Kami dari LDII merasa sangat dihargai dan dilibatkan secara aktif,” ungkap KH. Abdul Muiz.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi antara MUI dan Polres Gresik dalam kegiatan ini menjadi simbol kuatnya hubungan antara ulama dan aparat keamanan.
“Ini adalah wujud nyata hubungan baik antar tokoh agama dan pihak kepolisian. Kolaborasi seperti inilah yang kami harapkan untuk terus terjalin dalam mengawal Gresik agar menjadi kabupaten yang lebih baik, aman, dan berakhlak,” tambahnya.
Acara ditutup dengan sesi dialog kebangsaan dan ramah tamah, yang mempererat hubungan antar pemimpin umat dan aparat negara. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kekuatan moral dan spiritual, ketika dipadukan dengan peran strategis aparat, mampu menjadi pilar penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Berita Terkait
