Pengurus DPD LDII Gresik dan Tenaga Pendidik Ikuti Webinar TPPK, Perkuat Upaya Pencegahan Perundunga
Gresik – Pengurus DPD LDII Kabupaten Gresik bersama tenaga pendidik di lingkungan LDII Gresik mengikuti webinar bertajuk "Diskusi Kasus TPPK: Ketika Perundungan Berujung Penyimpangan" yang diselenggarakan oleh DPW LDII Jawa Timur, Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom tersebut diikuti secara bersama-sama dari Ruang Rapat DPD LDII Gresik.
Webinar ini menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, yaitu praktisi kesehatan jiwa dr. Riko Lazuardi, Sp.KJ, Wakil Ketua DPW LDII Jawa Timur H. Didik E. Putro, ST., ME., serta psikolog Sofia Sahid, M.Psi. Diskusi dipandu oleh dr. Rio Azadi, Sp.PD selaku moderator.
Mengangkat tema "Ketika Perundungan Berujung Penyimpangan", webinar membahas pentingnya memahami, mencegah, dan menangani perundungan yang berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan mental maupun perilaku peserta didik, khususnya di lingkungan pesantren, boarding school, dan satuan pendidikan.
Pengurus DPD LDII Gresik bersama para guru dan tenaga pendidik dari berbagai lembaga pendidikan binaan LDII mengikuti kegiatan dengan antusias. Selain menyimak materi dari para narasumber, peserta juga berpartisipasi dalam sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai kasus serta strategi pencegahan dan penanganan perundungan yang dapat diterapkan di lingkungan pendidikan.
Melalui webinar ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampak perundungan, pentingnya deteksi dini, serta perlunya kolaborasi antara pengurus organisasi, pendidik, orang tua, tokoh agama, dan tenaga profesional dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Ketua DPD LDII Gresik H. Khusnul Hamidi, S. Pd.I., M. Pd.I menyampaikan bahwa keikutsertaan pengurus dan tenaga pendidik dalam webinar ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi serta memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari perundungan.
"Perundungan merupakan persoalan yang harus menjadi perhatian bersama. Melalui webinar ini, kami memperoleh wawasan baru mengenai langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang tepat. Harapannya, ilmu yang didapat dapat diimplementasikan di seluruh lembaga pendidikan binaan LDII Gresik sehingga tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh peserta didik," ujarnya.
Keikutsertaan Pengurus DPD LDII Gresik bersama tenaga pendidik di lingkungan LDII Gresik dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda. Dengan membangun budaya saling menghargai, kepedulian terhadap kesehatan mental, serta penguatan karakter luhur, diharapkan dapat terwujud lingkungan pendidikan yang aman, sehat, berakhlakul karimah, dan bebas dari perundungan.
(Heryawan)
