Seminar Wanita LDII Jatim dan BKKBN Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas Menuju Indonesia Emas 2045
Gresik – Dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045, DPW LDII Jawa Timur bekerja sama dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Seminar Wanita bertema "Membangun Generus Sehat dan Cerdas Wujudkan Indonesia Emas 2045". Acara ini berlangsung pada Minggu, 27 Juli 2025, bertempat di Gedung DPD LDII Kabupaten Gresik dan diikuti secara luring oleh 200 peserta wanita LDII dari Kabupaten Gresik dan DPW LDII Jatim. Sementara itu, sebanyak 1.150 peserta dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti kegiatan ini secara daring.
Seminar yang digelar dengan semangat peningkatan kualitas perempuan dan generasi muda ini menghadirkan dua materi penting yaitu "Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting" dan "Peningkatan Gizi Keluarga". Materi tersebut disampaikan oleh Dra. Sofia Hanik, M.M., selaku Ketua Tim Kerja Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (KSPK) BKKBN Jawa Timur. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa peran wanita, khususnya para ibu, sangat krusial dalam menciptakan keluarga sehat dan anak-anak yang tumbuh optimal. "Kunci utama menurunkan angka stunting adalah dengan membekali ibu pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan gizi keluarga sejak dini," ujar Dra. Sofia.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, M.M., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada DPW LDII Jatim atas inisiasi kolaboratif ini. “Saya mengapresiasi LDII yang telah aktif mengambil bagian dalam upaya pemerintah membentuk generasi emas. Melalui edukasi tentang kesehatan dan gizi keluarga, kita berharap angka stunting di Jawa Timur dapat ditekan secara signifikan. Kolaborasi seperti ini harus terus diperluas dan dilanjutkan," ungkapnya dengan penuh semangat.
Ketua DPW LDII Jawa Timur, Ir. KH. Amrodji Konawi, M.T., dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan instansi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurutnya, LDII sebagai ormas yang konsisten membina keluarga dan generasi muda, merasa terpanggil untuk berperan aktif dalam mendukung program pemerintah. “Kami meyakini bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas generus hari ini. Oleh karena itu, seminar ini adalah bentuk nyata dari kontribusi kami dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi penerus,” tegas KH. Amrodji.
Sementara itu, Ketua Wanita LDII Jawa Timur, Ir. Hj. Emie Santoso, M.T., menyatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pembinaan berkelanjutan kepada para wanita LDII di seluruh Jawa Timur. Ia berharap para peserta, baik yang hadir secara langsung maupun daring, dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. “Kami ingin wanita LDII menjadi pelopor keluarga sehat dan ibu yang cerdas dalam mendidik anak-anak yang kelak akan membawa Indonesia menjadi negara maju di tahun 2045,” ujarnya.
Seminar yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang melibatkan peserta daring maupun luring. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara, mencatat materi, dan menyampaikan berbagai pertanyaan seputar tantangan di lapangan terkait kesehatan keluarga dan gizi anak. Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat sebagai langkah konkret mendukung program percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas generasi muda di Jawa Timur.
Berita Terkait
