Ketua LDII Gresik Silaturahim ke Kapolres, Perkuat Sinergi dan Semangat “Jogo Gresik”
Gresik — Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik, H. Khusnul Hamidi, melakukan silaturahim dengan Kapolres Gresik pada Selasa (19/5/2026) sebagai upaya mempererat komunikasi dan memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Gresik.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Ketua DPD LDII Gresik untuk memperkenalkan jajaran pengurus baru periode 2026–2031.
Dalam kesempatan itu, H. Khusnul Hamidi didampingi oleh H. Ruslan Abdul Ghoni, S.H selaku Wakil Ketua, Imam Masyar, S.H., M.Kn dan Heryawan Achmad Ardiansyah, S.Pi selaku Wakil Sekretaris, H. Atman Arief, S.Si., S.E., Apt sebagai Bendahara, serta Murdiful dari bidang KIM (komunikasi informasi & media) LDII.
Sementara dari pihak Polres Gresik, Kapolres didampingi oleh sejumlah pejabat utama, di antaranya Kasat Intelkam, Kasat Binmas, dan Kasi Humas Polres Gresik.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya kolaborasi antara tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Silaturahim dinilai menjadi langkah strategis untuk membangun komunikasi yang lebih erat dan mencegah potensi konflik sosial di tengah derasnya arus informasi digital.
Ketua DPD LDII Gresik, H. Khusnul Hamidi, menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa dijaga oleh aparat semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Silaturahim ini menjadi langkah untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan. Kami ingin terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan semangat ‘Jogo Gresik’ demi terciptanya masyarakat yang damai dan harmonis,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa LDII siap mendukung berbagai program kepolisian, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.
Menurutnya, komunikasi yang baik antar-elemen masyarakat menjadi pondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah. Karena itu, LDII terus mendorong budaya tabayyun atau klarifikasi sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gresik menyambut baik silaturahim yang dilakukan LDII. Sinergi antara aparat keamanan dan organisasi kemasyarakatan dinilai sangat penting dalam memperkuat stabilitas wilayah, terutama di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
Selain membangun koordinasi, pertemuan ini juga menjadi simbol penguatan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial antar-elemen masyarakat. Semangat “Jogo Gresik” yang digaungkan dalam silaturahim tersebut diharapkan mampu menjadi pengingat bersama bahwa keamanan, kerukunan, dan persatuan harus dijaga secara kolektif demi terciptanya Kabupaten Gresik yang aman, damai, dan harmonis.
Berita Terkait
