Pesan Kuat di Pengajian Umum LDII Gresik: Silaturahim Dijaga, Hidup Lebih Berkah
Gresik (19/4) — Pengajian umum dan silaturahim yang digelar di Pondok Pesantren Baitul Makmur, Desa Laban, Kabupaten Gresik, Minggu (19/4/2026), menekankan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan di tengah tantangan kehidupan modern. Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan, mulai dari camat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga tokoh agama setempat.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Imam Eko Rahayu menyampaikan bahwa menjaga silaturahim merupakan kewajiban yang memiliki dampak besar dalam kehidupan sosial maupun spiritual. Ia mengingatkan bahwa hubungan kekeluargaan yang terjaga akan mendatangkan rahmat dari Allah SWT.
“Menjaga silaturahim adalah perintah yang harus dijalankan. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa orang-orang yang menyambung apa yang diperintahkan Allah akan mendapatkan rahmat-Nya,” ujarnya, merujuk pada Surah Ar-Ra’d ayat 21.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak memutus hubungan keluarga atau melakukan tindakan yang menyakiti sesama kerabat. Menurutnya, perbuatan tersebut tidak hanya berdampak pada hubungan sosial, tetapi juga memiliki konsekuensi yang serius.
“Memutus tali silaturahim atau menganiaya keluarga adalah perbuatan yang harus dihindari. Dampaknya bisa dirasakan tidak hanya di akhirat, tetapi juga di dunia,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Imam Eko menyoroti salah satu kendala utama dalam menjaga hubungan kekeluargaan, yakni sifat egoisme yang membuat seseorang merasa lebih baik dibandingkan anggota keluarga lainnya. Sikap tersebut dinilai menjadi pemicu renggangnya hubungan dalam keluarga.
“Kendala terbesar sering kali datang dari diri sendiri, yaitu sifat egois. Ketika seseorang merasa paling benar atau paling baik, di situlah hubungan mulai retak,” jelasnya.
Pengajian ini turut dihadiri oleh Camat Kedamean, Camat Menganti, jajaran Forkopimda, Ketua MUI Kecamatan Menganti, serta unsur pemerintahan desa. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan sebagai fondasi utama dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, rukun, dan penuh keberkahan.
Berita Terkait
