Ketua DPW LDII Jatim: Musda X LDII Gresik Jadi Momentum Evaluasi dan Strategi Lima Tahunan
Gresik (19/4) — Musyawarah Daerah (Musda) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gresik menjadi momentum penting tidak hanya dalam pergantian kepemimpinan, tetapi juga sebagai forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta menyusun arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan. Kegiatan tersebut digelar pada Selasa (14/4/2026) di Gresik.
Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH. Moch. Amrodji Konawi, menegaskan bahwa Musda memiliki peran krusial dalam menjaga kesinambungan organisasi melalui perencanaan yang matang dan terarah.
“Musda adalah ruang untuk mengevaluasi apa yang sudah dilakukan, sekaligus menyusun langkah strategis lima tahun ke depan agar organisasi tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, di tengah dinamika sosial dan perkembangan global yang semakin cepat, organisasi dituntut mampu beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang menjadi landasan. Menurutnya, sinkronisasi program kerja dengan kebijakan pemerintah daerah menjadi hal penting agar kontribusi LDII dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Amrodji menekankan bahwa keberhasilan program organisasi sangat ditentukan oleh soliditas internal. Karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat antar seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat daerah hingga akar rumput.
“Dalam mengemban amanah ini dibutuhkan kerja sama yang solid agar LDII Gresik dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan sejumlah harapan strategis ke depan, di antaranya peningkatan dakwah yang menyejukkan dan moderat, pembinaan generasi muda yang berkarakter, serta kesiapan menghadapi tantangan kehidupan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.
“Kita berharap LDII mampu menyiapkan generasi yang tidak hanya sukses dalam urusan dunia, tetapi juga memiliki bekal kuat dalam kehidupan akhirat,” tegasnya.
Melalui Musda X ini, LDII Gresik diharapkan mampu memperkuat peran sebagai organisasi kemasyarakatan yang adaptif, solutif, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan penguatan karakter bangsa.
Berita Terkait
