LDII Gresik Salurkan 1.500 Santunan Untuk Yatim dan Dhuafa
GRESIK, 27 Februari – DPD LDII Kabupaten Gresik kembali menunjukkan kemandirian dan komitmen sosialnya melalui agenda tahunan bertemakan "LDII Berbagi di Bulan Suci". Kegiatan yang berlangsung di Gedung DPD LDII Kabupaten Gresik pada Jumat (27/02) ini menyasar 1.500 penerima santunan yang terdiri dari anak yatim piatu dan kaum dhuafa melalui penyaluran paket sembako serta santunan uang tunai.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah (Forkopimda) lengkap, mulai dari Bupati Gresik H. Fandi Achmad Yani, Kapolres Gresik, Dandim 0817, Kepala Kesbangpol, Kepala Kemenag, hingga jajaran pengurus MUI Kabupaten Gresik dan Kecamatan Kebomas. Kehadiran para tokoh kunci ini mempertegas pengakuan pemerintah atas kontribusi sosial LDII yang konsisten.
Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik, KH. Abdul Muis Zuhri, menegaskan bahwa seluruh pendanaan kegiatan ini berasal dari swadaya murni warga LDII tanpa menyentuh anggaran APBD. Ia menekankan bahwa ormas harus berperan aktif membantu pemerintah dalam meningkatkan indeks kesejahteraan masyarakat.
"Ini adalah nilai syiar dan amar ma’ruf kami. LDII tidak hanya fokus pada pengajian, tetapi juga penguatan ekonomi melalui pembinaan 394 grup UMKM. Kami juga menjalankan program santunan rutin di tingkat akar rumput sebesar Rp100.000 per kepala setiap bulan," ujar KH. Abdul Muis Zuhri.
Beliau menambahkan bahwa meski LDII kini bertransformasi menjadi organisasi digital yang terkoneksi secara internasional di 68 negara, penguatan ekonomi umat di tingkat lokal tetap menjadi prioritas utama.
Bupati Gresik, H. Fandi Achmad Yani, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah nyata LDII yang dinilai bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata kehadiran organisasi di tengah masyarakat. Dalam sambutannya, beliau memuji karakter LDII sebagai organisasi yang tertib, mandiri, dan inklusif.
Bupati menekankan pentingnya momentum ini sebagai wadah memperkuat tali silaturahim. Beliau berharap agar ritme berbagi ini terus dipertahankan dan diselaraskan dengan program pemerintah, termasuk pemanfaatan layanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC).
"Ini adalah waktu yang sangat bagus untuk kita bersilaturahim. Harapan kami, sinergitas ini semakin erat, terutama dari sisi kekeluargaannya. Semoga kita senantiasa mendapatkan rahmat, taufiq, dan hidayah dari Allah SWT di bulan yang mulia ini," tambahnya.
Senada dengan Bupati, jajaran Forkopimda turut mengapresiasi peran LDII dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Sinergi antara ulama, umaro, dan aparat keamanan ini memastikan warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dan tarawih dengan tenang dan penuh kekhusyukan.
Bupati berpesan agar LDII tetap menjadi mitra strategis pemerintah yang senantiasa mengedepankan nilai-nilai kebangsaan dan kerukunan umat beragama demi menjaga kondusivitas Kabupaten Gresik.
Rangkaian acara yang berlangsung tertib dan penuh rasa kekeluargaan ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Gresik yang diwakili Ketua MUI Kecamatan Kebomas. Agenda tahunan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama mengentaskan kemiskinan dan memperkuat ukhuwah.
Berita Terkait
