Menangkal Terorisme dan Radikalisme
Upaya untuk menangkal radikalisme dan terorisme di wilayah Kabupaten Gresik terus dilaksanakan oleh Polres Gresik, salah satu kegiatan yang hari ini dilaksanakan adalah FGD ( Fokus Grup Diskusi ) dengan tema " bersama tokoh lintas agama & ormas kepemudaan Kab. Gresik dalam rangka memperkuat kerukunan antar umat beragama guna menangkal radikalisme dan terorisme ". (16/05)
Hadir dalam kegiatan tersebut ketua DPD LDII kab. Gresik beserta jajaran pengurus harian dan Ketua Pemuda LDII Gresik beserta jajaran pengurus harian. Seluruh tokoh agama lintas iman turut hadir dalam kegiatan ini.Â
Selaku narasumber dalam kegiatan FGD kali ini adalah :
1. Kapolres Gresik
2. Dandim 0817 Gresik
3. Ketua FKUB Gresik
4. Kepala Kemenag Gresik danÂ
5. Kepala Kesbangpol Gresik
Kegiatan dilaksanakan di Makodim 0817 Gresik pukul 07.30 WIB.Â
Dalam sambutannya Kapolres Gresik, AKBP. Wahyu Sri Bintoro, SH, S. Ik, M. Si menyampaikan " teroris adalah bukan islam, dan islam bukanlah teroris ". Dimungkinkan ada faktor eksternal dimana pimpinan di lapas sudah terbayar dengan kelompok ISIS yang ada di Suriah yang sudah terdesak. Perintah dari ISIS semuanya harus bergerak menggunakan senjata yang ada, imbuhnya.Â
Dandim 0817, Letkol Kav. Widodo menghimbau kepada seluruh pemuka agama untuk tidak terprovokasi, keamanan mahal harganya dan merupakan tanggung jawab kita bersama.
Islam tidak mengajarkan sebagaimana yang terjadi di surabaya kemarin lusa, semua agama tidak sependapat
dengan yang dilakukan Dita CS, tambah Dr. Supandi, Kepala Kemenag Gresik.
Kegiatan diakhiri dengan pembacaan dan penandatanganan deklarasi anti radikalisme dan terorisme.Â
Penulis : Heryawan
Kameramen : Heryawan
