Munas VIII LDII - Ketua Kwarnas Pramuka
Ketua Kwarnas Pramuka
Pramuka bagi LDII sebenarnya bukan barang baru, tapi sudah sejak lama yang berawal dengan satu gudep yakni gudep sekawan dan kemudian hingga kini terus berkembang tidak hanya diakomodasi oleh sekolahan, tapi juga komunitas seperti pramuka masjid, Sekawan Persada Nusantara.
Wadah pentingnya generasi muda Indonesia yaitu pramuka, memiliki dasa dharma yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di masa depan.Adhyaksa Dault, Ka Kwarnas yang juga diundang menjadi salah satu pembicara di Munas LDII Ke 8 (9/11) mengatakan, “22 juta anggota pramuka, yang akan memimpin bangsa di depannya. Pramuka mendidik orang untuk bertahan memasuki tahapan-tahapan dalam hidupnya. Adhyaksa berharap pramuka LDII dapat berkembang sejalan dengan perkembangan LDII. Ia juga menghimbau agar para anak didik mengetahui bagaimana berbangsa dan bernegara.
Ada 4-I yang akan mengubah wajah dunia yang pertama “Industry” yang disisi lain memberikan keuntungan bagi perekonomian negara, tapi juga memiliki sisi buruk dampak dari industrialisasi salah satunya lingkungan. Kedua “Investment”, dengan iming-iming modal kecil untung besar. Ketiga “Individualistis”, yang tidak lagi memikirkan keadaan orang lain, bahkan minim komunikasi dengan orang lain. Adhyaksa mencontohkan seperti orang yang dalam lift dan tidak kenal satu sama lain, “Sekarang ini orang cenderung sibuk dengan dirinya masing-masing, meski satu kantor tapi tidak menegur satu sama lain,” katanya.
Kemudian yang keempat adalah “Informasi” Dunia informasi sudah luar biasa, karena itulah pramuka juga ikut berpartisipasi dengan dunia siber. Pramuka dengan re-branding, tidak menghilangkan jati diri pramuka, menurut Adhyaksa, tapi semakin dibuat bagaimana anak-anak anggota pramuka menikmati kegiatan pramuka. “Pramuka jangan hanya untuk pramuka sendiri, tapi juga berdaya untuk orang lain.” Sejauh ini pramuka sudah menjalin dengan beberapa kementerian terkait program ke depan.
Ia menambahkan, negara bisa selamat dengan tiga hal, cara berpikir dan berbuat dengan elit politik, kuatnya TNI dan Polri, serta cara berpikir, berbuat, dan berkehendak dengan para elit pemuda. Namun, pergerakan pemuda tentunya memiliki beberapa tahapan, sama juga dengan pramuka, tahapan dari sejak dini, siaga, penggalang, penegak, pandega hingga pembina.
Hingga kini, Pramuka tetap akan fokus untuk mencanangkan 4 pilar, yakni tentang bagaimana re-branding pramuka, adanya agen perubahan, tatanan organisasi yang diperbaiki yang artinya SDM dan aturan main harus seimbang, dan membangun jejaring. Sebelumnya, telah dibicarakan mengenai karakter generasi muda saat ini, bagaimana membuat program atau pedoman dasar pembinaan pramuka.
