Sabtu, 17 Oct 2026
Terbaru
Perkuat Pemahaman Organisasi, Ketua LDII Gresik Sampaikan Materi dalam Pengajian Umum di Menganti  •  Bagian Hukum dan HAM LDII Gresik Berikan Sosialisasi Hukum PPA dan Bahaya Judol  •  LDII Gresik Jadi Tuan Rumah Pelatihan Rukyatul Hilal DPW LDII Jatim Utusan Se Jatim  •  Ketua DPD LDII Gresik Hadiri Gresik Bersholawat Bersama Habib Ali dan KH Anwar Zahid  •  KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Gandeng Kemenhaj, Sosialisasikan Informasi Haji Terbaru  •  DPD LDII Gresik Perkuat Soliditas PC dan PAC Balong Panggang-Benjeng melalui Konsolidasi Organisasi  •  LDII Gresik Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital  •  LDII Jatim dan Dinkes Jatim Launching Cek Kesehatan Gratis Serentak, Gresik Jadi Studio Utama  •  LDII Gresik Terima Kunjungan DPD Partai Golkar, Perkuat Silaturahim dan Komunikasi  •  Wakil Sekretaris DPD LDII Gresik Hadiri Pembinaan Tata Kelola Arsip Ormas  •  Perkuat Pemahaman Organisasi, Ketua LDII Gresik Sampaikan Materi dalam Pengajian Umum di Menganti  •  Bagian Hukum dan HAM LDII Gresik Berikan Sosialisasi Hukum PPA dan Bahaya Judol  •  LDII Gresik Jadi Tuan Rumah Pelatihan Rukyatul Hilal DPW LDII Jatim Utusan Se Jatim  •  Ketua DPD LDII Gresik Hadiri Gresik Bersholawat Bersama Habib Ali dan KH Anwar Zahid  •  KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Gandeng Kemenhaj, Sosialisasikan Informasi Haji Terbaru  •  DPD LDII Gresik Perkuat Soliditas PC dan PAC Balong Panggang-Benjeng melalui Konsolidasi Organisasi  •  LDII Gresik Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital  •  LDII Jatim dan Dinkes Jatim Launching Cek Kesehatan Gratis Serentak, Gresik Jadi Studio Utama  •  LDII Gresik Terima Kunjungan DPD Partai Golkar, Perkuat Silaturahim dan Komunikasi  •  Wakil Sekretaris DPD LDII Gresik Hadiri Pembinaan Tata Kelola Arsip Ormas  • 

NEGARA YANG ADIL DAN MAKMUR

Oleh: KIM DPD Senin, 18 Juli 2016 - 23:29:12 WIB Dibaca: 51 kali 2 menit baca
NEGARA YANG ADIL DAN MAKMUR

“Tugas kita di dunia ini sebagai umat islam adalah menjaga agar supaya manusia di dunia ini bisa hidup dalam kemaslahatan yang mempunyai nilai yang luar biasa, hidup berdampingan secara damai tanpa membeda-bedakan suku, ras, bangsa, agama, dan golongan”. Kata H. Ubaidulloh Al Khasani mengawali ceramahnya di pengajian umum yang diadakan oleh Ponpes Baitul Makmur, Laban Wetan pada hari Minggu (17/7).

Beliau juga menegaskan jika para pemuka agama dan seluruh  elemen bangsa memiliki pemikiran yang sama dengan yang beliau sampaikan  maka beliau yakin jika dimanapun tempat umat tersebut hidup di Indonesia yang memiliki situasi dan kondisi yang beraneka ragam pasti hidupnya akan merasa nyaman,aman dan tentram.

Persoalan yang biasanya muncul dalam kehidupan sehari hari yang sering  kita temui ialah masih banyak orang yang melihat dirinya sendiri tanpa memperdulikan kepentingan orang lain. Ini yang menjadi permasalahan besar bagi bangsa Indonesia.

Beliau mencontohkan jika seorang umat tersebut mengatakan bahwa dirinya tampan pada saat orang tersebut sendirian di depan cermin itu tidak mengapa. Tapi yang menjadi masalah adalah saat orang tersebut mengatakan dirinya tampan di depan orang banyak. Itu yang akan menimbulkan permasalahan di masyarakat.

Gambaran lain dari beliau jika seorang umat itu mengatakan dirinya kaya raya pada saat berada di dalam rumah, makan makanan yang bergizi serta  tidur diatas ranjang yang empuk dan mahal terus umat tersebut mengatakan “aku iki wong sugih” itu tidak masalah. Hal tersebut akan menjadi masalah jika umat itu mengatakan  perkataan seperti itu didepan khalayak ramai. Jika perkataan tersebut dikatakan di depan khalayak ramai maka akan menimbulkan konflik ditengah-tengah masyarakat.

“Jika semua orang di Indonesia ini mempunyai maindset yang sama untuk menjaga perasaan satu sama lain, insya Allah cita-cita luhur dari para leluhur bangsa dan kita semua untuk menjadikan negara Indonesia yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur akan terwujud” di akhir mukodimah beliau.
Berita Terkait