Sabtu, 17 Oct 2026
Terbaru
Perkuat Pemahaman Organisasi, Ketua LDII Gresik Sampaikan Materi dalam Pengajian Umum di Menganti  •  Bagian Hukum dan HAM LDII Gresik Berikan Sosialisasi Hukum PPA dan Bahaya Judol  •  LDII Gresik Jadi Tuan Rumah Pelatihan Rukyatul Hilal DPW LDII Jatim Utusan Se Jatim  •  Ketua DPD LDII Gresik Hadiri Gresik Bersholawat Bersama Habib Ali dan KH Anwar Zahid  •  KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Gandeng Kemenhaj, Sosialisasikan Informasi Haji Terbaru  •  DPD LDII Gresik Perkuat Soliditas PC dan PAC Balong Panggang-Benjeng melalui Konsolidasi Organisasi  •  LDII Gresik Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital  •  LDII Jatim dan Dinkes Jatim Launching Cek Kesehatan Gratis Serentak, Gresik Jadi Studio Utama  •  LDII Gresik Terima Kunjungan DPD Partai Golkar, Perkuat Silaturahim dan Komunikasi  •  Wakil Sekretaris DPD LDII Gresik Hadiri Pembinaan Tata Kelola Arsip Ormas  •  Perkuat Pemahaman Organisasi, Ketua LDII Gresik Sampaikan Materi dalam Pengajian Umum di Menganti  •  Bagian Hukum dan HAM LDII Gresik Berikan Sosialisasi Hukum PPA dan Bahaya Judol  •  LDII Gresik Jadi Tuan Rumah Pelatihan Rukyatul Hilal DPW LDII Jatim Utusan Se Jatim  •  Ketua DPD LDII Gresik Hadiri Gresik Bersholawat Bersama Habib Ali dan KH Anwar Zahid  •  KBIHU Minhajurrosyidin Gresik Gandeng Kemenhaj, Sosialisasikan Informasi Haji Terbaru  •  DPD LDII Gresik Perkuat Soliditas PC dan PAC Balong Panggang-Benjeng melalui Konsolidasi Organisasi  •  LDII Gresik Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital  •  LDII Jatim dan Dinkes Jatim Launching Cek Kesehatan Gratis Serentak, Gresik Jadi Studio Utama  •  LDII Gresik Terima Kunjungan DPD Partai Golkar, Perkuat Silaturahim dan Komunikasi  •  Wakil Sekretaris DPD LDII Gresik Hadiri Pembinaan Tata Kelola Arsip Ormas  • 

Munas VIII LDII - Khofifah : LDII Berkomitmen Kuat Bangun Ketahanan Keluarga

Oleh: KIM DPD Sabtu, 12 November 2016 - 09:19:17 WIB Dibaca: 78 kali 2 menit baca
Munas VIII LDII - Khofifah : LDII Berkomitmen Kuat Bangun Ketahanan Keluarga

 Khofifah : LDII Berkomitmen Kuat Bangun Ketahanan Keluarga

 

Jakarta (8/11). Ketahanan keluarga menjadi pokok bahasan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat mengisi materi Munas ke-8 LDII di Balai Kartini Jakarta, (8/11). Ia memaparkan tentang “Dimensi Sosial dalam Mewujudkan Kerukunan, Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara” di hadapan 1.500 peserta munas.

Kementerian sosial, kata Khofifah memiliki program yang kerap beririsan dengan kementerian lain. “Kami menangani banyak hal yang tidak diurus oleh kementerian lain,” ujar Khofifah.

Lebih lanjut Khofifah mengatakan bahwa ada beberapa fungsi sosial yang melenceng dari fungsinya semula. Diantaranya adalah fungsi keluarga. Ketahanan keluarga menjadi permasalahan. Salah satu penyebabnya adalah kemiskinan.

“Kemiskinan menyebabkan  menyebabkan kebutuhan ekonomi individu tidak terpenuhi. Lambat laun akan muncul tindak kriminal dan tindakan sadisme,” jelasnya.

Hanya saja, Khofifah menegaskan perlu membedakan antara kemiskinan dan kemiskinan akut. Kemiskinan akut tidak terjadi semata-mata karena alasan ekonomi. Ada banyak faktor yang menyebabkannya terjadi misalnya kultur yang salah.

 

“Ketika kepala keluarga tidak kerja, istrinya yang kerja, dan kepala keluarga kehilangan percaya diri, maka akan muncul kekerasan dalam rumah tangga. Betapa banyak yang mengalami masalah keluarga ketika kepala keluarga tidak berfungsi dengan baik,”ujarnya.

 

Tugas Kemensos melakukan recovery dan rehabilitasi terhadap kerentanan ketahanan keluarga. Diantaranya membentuk panti rehabilitasi anak, panti rehabilitasi narkoba, dan perlindungan terhadap Anak Bantuan Hukum (ABH).

 

Hanya saja Khofifah menyayangkan, saat ini belum banyak pihak yang memiliki komitmen untuk mengingatkan pentingnya ketahanan keluarga. “Ketahanan nasional tidak akan terwujud jika tidak ada ketahanan keluarga,” ia menegaskan.

Melalui munas ini Khofifah mengajak LDII agar mempertahankan dan meningkatkan peta dakwahnya. Menurutnya, peran serta ormas sangat penting. Masyarakat memerlukan peran ormas terutama ormas Islam. Masyarakat memerlukan sentuhan spiritual. Mensos yang juga menjabat sebagai Ketua Muslimah Nahdlatul Ulama ini berharap  permasalahan sosial Indonesia bisa terpecahkan.

“Saya melihat komitmen LDII untuk membangun ketahanan keluarga begitu Istiqomah,” ujarnya.

Diakhir pemaparan, LDII dan Kemensos menyepakati pendatanganan nota kesepahaman dan deklarasi “Relawan Dakwah Anti Narkoba”. Khofifah memakaikan rompi pada delapan orang perwakilan relawan.

Berita Terkait